IMG-LOGO
Berita Lokal

Pemberdayaan Kader PKK Desa Salam melalui Pertanian Terintegrasi

Create By Purwiyati Puji Rahayu,S.Pd.I 28 September 2026 45 Views
IMG

Magelang, SALAM — CSJ Peduli bersama Pemerintah Desa Salam menggelar Workshop Optimalisasi Kader PKK untuk Bertani Terintegrasi di Aula Balai Desa Salam. Kegiatan ini bertujuan mendorong kemandirian pangan dan ekonomi keluarga melalui peternakan serta pertanian terintegrasi. Kepala Desa Salam Zuhanif, A.Md,  perwakilan CSJ Peduli Banon Prakoso dan Ahmad Sya'roni hadir dalam kegiatan tersebut. Materi pemberdayaan disampaikan Rochmad, yang memperkenalkan peternakan ayam kampung sebagai salah satu peluang usaha keluarga.

Rochmad menjelaskan konsep “nabung ayam”, yaitu memulai usaha dengan jumlah indukan terbatas dan mengembangkan populasi secara bertahap. Skema awal yang diperkenalkan terdiri atas 10 ayam betina atau babon dan satu pejantan.Dalam skema tersebut, sebagian telur ditetaskan untuk menghasilkan anakan. Ayam jantan dapat dijual sebagai sumber pendapatan, sedangkan ayam betina dipertahankan sebagai calon indukan baru.

“Usaha ternak tidak harus dimulai dengan modal besar. Yang penting dikelola secara disiplin dan berkelanjutan,” ujar Rochmad.

Menurutnya, peternakan ayam dapat dikembangkan menjadi bagian dari sistem pertanian terintegrasi. Kotoran ayam dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, sementara hasil pertanian dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pakan ternak. Rochmad menilai kader PKK memiliki peran strategis karena dekat dengan keluarga dan masyarakat. Kader dapat membentuk kelompok usaha, mengelola kandang bersama, serta mencatat perkembangan ternak dan hasil produksinya. Workshop tersebut diharapkan berlanjut pada praktik di lapangan dan menjadi langkah awal pembentukan desa yang produktif, mandiri pangan, serta memiliki sumber pendapatan baru. CSJ Peduli, Pemerintah Desa Salam, dan kader PKK berkomitmen mengembangkan program tersebut secara bertahap dengan prinsip memulai dari skala kecil, mengelolanya secara konsisten, dan mengembalikan manfaatnya kepada masyarakat.